Surabaya - Suasana tim Persebaya Surabaya tetap kondusif
meski pelatih Divaldo Alves terancam didepak, hal ini diungkapkan
manajer ‘Bajul Ijo’ Saleh Hanifah.Tiga kekalahan dari
enam laga, hanya mencetak tujuh gol dan kebobolan lima menjadi basis
penilaian bagi pelatih asal Portugal tersebut. Manajemen menyimpulkan
kiprah Persebaya di Liga Primer Indonesia (IPL) tidak memuaskan.
CEO
Persebaya, Gede Widiade, memberi dua kali kesempatan kepada Divaldo
untuk menunjukkan performa tim yang lebih baik, yakni melawan Persijap
Jepara (6 Februari) dan Persema Malang (12 Februari).
Meski posisi
sang pelatih terancam, Saleh menegaskan suasana tim tetap kondusif.
‘Bajul Ijo’ tengah dalam proses kebangkitan usai dipermalukan Persiba
Bantul yang bermain 10 orang di Stadion Gelora 10 Nopember, kandang
Persebaya, pada laga terakhir.
Saleh tidak membantah adanya
tenggat waktu dari Gede dan menanggapinya positif. Ia berharap Divaldo
menjadikan hal tersebut sebagai pelecut semangat. “Pelatih harus
meningkatkan lagi prestasi yang didapat,” ungkap Saleh.
Saleh juga
menegaskan bahwa klub tidak akan serta-merta memecat Divaldo jika
Persebaya meraih hasil buruk di dua laga berikutnya. Sang pelatih akan
melalui proses evaluasi yang akan dilakukan usai putaran pertama IPL, 17
Maret mendatang.
"Kita lihat prestasi dari pertandingan ke
pertandingan dulu. Baru setelah itu kita lakukan evaluasi. Untuk saat
ini kita fokus pertandingan terdekat lawan Persijap," tutup Saleh.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar