Tampilkan postingan dengan label SPANYOL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SPANYOL. Tampilkan semua postingan

Selasa, 16 Oktober 2012

Latihan Nyeker & Ilmu Ronaldinho Bikin Messi Hebat Eksekusi Free Kick

Barcelona - Musim ini jumlah gol Lionel Messi dari tendangan bebas bertambah dengan signifikan. Rahasia dari tendangan-tendangan melengkung Messi itu ternyata adalah latihan nyeker dan berguru pada Ronaldinho.

Di sepanjang musim ini, baik di Barcelona maupun di timnas Argentina, Messi sudah mencetak empat gol melalui eksekusi tendangan bebas. Jumlah tersebut jauh meningkat karena sebelumnya sepanjang kariernya, baik di level timnas atau saat berseragam The Catalans, dia baru mencatatkan delapan gol.

Meningkatnya jumlah gol Messi dari tendangan bebas tentu karena dia kini jadi pilihan utama untuk mengeksekusi bola-bola mati. Sebagai catatan, sebelumnya pemain yang jadi langganan mengambil tendangan bebas adalah Ronaldinho, Xavi dan kadang Samuel Eto'o.

Tapi tentu Tito Vilanova tak akan mempercayakan begitu saja Messi jadi eksekutor tendangan bebas kalau pemain terbaik dunia itu tak punya kemampuan melakukannya. Dan faktanya, Messi punya kehebatan yang sama dalam mencetak gol dari open play maupun melalui set pieces. Sebuah kemampuan yang sudah dia miliki sejak tahun-tahun awal dia menembus skuat utama Barcelona, sekitar musim 2003 dan 2004.

Ketika itu Messi yang belum jadi apa-apa banyak menimba ilmu dari Ronaldinho dan Deco. Messi muda begitu tekun berlatih mengikuti tips-tips yang diberikan dua pemain berdarah Brasil itu. Dan uniknya, khusus saat berlatih tendangan bebas Messi lebih sering melakukannya dengan nyeker alias tanpa alas kaki.

"Saya merasa lebih nyaman menendang bola tanpa sepatu, dengan telanjang kaki," sahut Messi seperti diberitakan Marca.

Disebutkan kalau latihan mengeksekusi tendangan bebas tanpa sepatu itu berhasil meningkatkan kekuatan kakinya, dan membuat tendangannya lebih bertenaga ketika memakai sepatu. Sementara soal teknik free kick, dia berguru pada Dinho dan Deco.

Messi bahkan beberapa kali menantang dua seniornya itu untuk adu akurat tendangan bebas setiap habis mengikuti latihan rutin. Seluruh latihan dan ketekunan Messi tersebut menuai hasil yang sangat baik di musim ini, di mana Messi berhasil mencetak gol-gol indah dari tendangan bebas.

Gol free kick terbaik Messi di musim ini adalah tendangan melengkung yang dia lepaskan jauh dari luar kotak penalti, yang membuat Barcelona sempat unggul 2-1 atas Real Madrid dalam El Clasico di La Liga Primera. Gawang Iker Casillas sudah dua kali duia robek dari tendangan bebas di musim ini, setelah yang pertama pada leg kedua Piala Super Spanyol.

Dua gol tendangan bebas Messi lainnya tercipta di Kualifikasi Piala Dunia 2014. Setelah merobek gawang Paraguay, akhir pekan kemarin tendangan bebas mendatar Messi mengecoh pagar hidup dan kiper Uruguay dan memberi Tango kemenangan 3-0.
»»  Baca selengkapnya...

Selasa, 24 Juli 2012

Barca Siapkan Kontrak Baru untuk Puyol

Barcelona - Barcelona tampaknya masih akan mengandalkan Carles Puyol dalam beberapa tahun ke depan. Meski sang kapten tidak muda lagi, dia dilaporkan akan segera meneken kontrak baru dengan Blaugrana.

Kontrak Puyol di Barca akan habis pada pertengahan tahun depan. Sejauh ini, bek berusia 34 tahun belum menunjukkan tanda-tanda akan mengakhiri karier profesionalnya sebagai pesepakbola.

"Saya ingin terus bermain sampai usia 40 tahun," seru Puyol yang dikutip Sky Sports.

Puyol adalah produk akademi Barca dan naik ke tim senior pada tahun 1999. Sejak saat itu, dia selalu jadi andalan di lini belakang The Catalans dan telah tampil 559 kali di semua ajang.

Dengan peran dan kontribusi yang telah diberikannya selama ini, wajar kalau Puyol mendapatkan perlakuan istimewa dari pihak klub. Oleh karena itu, meski usianya sudah tidak muda lagi, dia akan tetap dipertahankan.

"Situasi Carles spesial karena ini bukan masalah yang sederhana. Bagi kami, dia adalah simbol di klub dan layak mendapatkan perlakuan berbeda," jelas Direktur Olahraga Barca, Andoni Zubizarreta.

"Barcelona tidak akan gegabah mengenai hal ini, namun kami benar-benar yakin bahwa kami menginginkan Puyol di klub kami selamanya," katanya.

»»  Baca selengkapnya...

Mourinho Raih Penghargaan Bergengsi

Madrid - Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, akan diberikan sebuah penghargaan bergengsi dari jurnalis Portugal. Ia akan menerima penghargaan itu hari Jumat (27/7/2012).

Dilansir Goal, Mourinho akan menerima penghargaan bertajuk the Fernando Soromenho Prestige Award dari Asosiasi Jurnalis Olahraga Portugal (CNID) berkat pencapaiannya di dunia sepak bola. Pelatih berusia 49 tahun itu akan menerima penghargaan di Hotel Pestana Palace, Lisbon.

Setelah menerima penghargaan itu, mantan pelatih Chelsea tersebut akan menggelar jumpa pers. Ini adalah penghargaan tertinggi yang diserahkan CNID, yang dibuat sejak tahun 1967.

Mourinho memulai karir kepelatihan tahun 2000 bersama Benfica. Setelah itu, ia mampu membawa Porto merengkuh satu trofi Piala UEFA dan satu trofi Liga Champions selama dua tahun menukangi Porto.

Mourinho melanjutkan petualangannya di Liga Primer bersama Chelsea. Di sana, ia meraih dua trofi Liga Primer musim 2004-05 dan 2005-06 serta satu trofi Piala FA. Prestasi cemerlang ditorehkan Mourinho saat membesut Inter Milan. Ia mempersembahkan treble winners musim 2009-10.

Saat ini Mourinho melatih Madrid. Sejauh ini, ia sudah mempersembahkan satu trofi Piala Raja dan satu trofi La Liga.
»»  Baca selengkapnya...

Dani Alves Kecewa pada Sikap Barcelona

Barcelona - Bek Barcelona asal Brasil, Daniel Alves, mengungkapkan kekecewaannya pada manajemen Barca, yang dianggapnya tidak melakukan pembelaan saat dirinya diminati klub lain di jendela transfer musim 2012/13.

"Ada rumor yang mengatakan bahwa saya tidak akan bertahan di Barcelona. Hal itu membuat saya kesal karena klub (Barca) tidak membela saya," ungkap Alves seperti dilansir Marca.

"Namun, akhirnya saya mengerti jika klub memiliki urusannya sendiri ketimbang mengurusi soal pemainnya," lanjut wing back yang dibeli dari Sevilla tahun 2008.

Daniel Alves da Silva pun merasa jika saat ini dirinya mendapat perlakuan yang aneh Barcelona. Tapi, sebagai pemain profesional, ia tetap berusaha untuk memberikan yang terbaik.

"Saya tidak merasa disisihkan dari Barcelona, tapi saya pun tidak merasa dilibatkan. Tito (Vilanova) mengatakan bahwa ia mempercayai saya dan itu akan saya bayar lunas," tegasnya lagi.

"Orang-orang di sekitar saya selalu membicarakan soal berita kepindahan saya dan kebanyakan dari mereka tidak percaya akan hal itu," tukas bek kanan yang kini berusia 29 tahun.
Hubungan Dani Alves dengan klubnya kian renggang setelah bek Timnas Brasil itu nekat mengikuti even persahabatan antarbintang dunia tanpa seizin klub dan tanpa rekomendasi kesehatan dari dokter, saat sedang dalam masa pemulihan cedera.
»»  Baca selengkapnya...

Kaka Merapat ke Liga Primer Inggris?

Madrid - Nasib Kaka di Real Madrid masih belum jelas. Meski sang pemain bersikeras ingin bertahan, tapi pemain asal Brasil itu tidak masuk dalam rencana Jose Mourinho musim depan.

Rumor tampaknya selalu mengelilingi mantan pemain AC Milan tersebut. Tahun 2009 lalu, Manchester City pernah mengajukan tawaran fantastis 100 juta poundsterling (1,4 triliun rupiah). Namun, Milan menolak tawaran tersebut.

Musim ini, Mourinho dikabarkan tidak memasukkan Kaka dalam skema permainannya. Kaka bergabung dengan Madrid tahun 2009 dengan bandrol 54 juta poundsterling (792 miliar rupiah). Sejak saat itu, Kaka hanya mencetak 20 gol dari 65 penampilan. Pencapaian itu dinilai Madrid tidak sepadan dengan dana yang harus dikeluarkan untuk merekrutnya.

Chelsea adalah klub yang selalu mengagumi talenta Kaka. Musim ini, mereka sedang mencari pemain yang kreatif. Jika sedang dalam puncak permainan, Kaka bisa memberikan assist sekaligus mencetak gol.

"Menurut Kaka, pindah ke Inggris atau bertahan di Spanyol adalah pilihan yang terbaik untuknya. Sao Paulo tidak mampu merekrutnya karena harganya yang sangat mahal dan tidak masuk akal di Liga Brasil," ujar sebuah sumber di Sao Paulo seperti dinukil Caughtoffside.
»»  Baca selengkapnya...

Milan Intip Peluang Pulangkan Kaka ke San Siro

Milan - Kaka pernah begitu berjaya bersama AC Milan. Meski memutuskan pindah ke Real Madrid, 'Rosonerri' tidak pernah melupakan pemain asal Brasil tersebut.

Saat ini, kondisi Kaka di Madrid tidak menentu. Pelatih 'Los Merengues', Jose Mourinho, mengatakan bahwa Kaka tidak masuk dalam rencananya musim depan. Ia juga tidak bisa menjanjikan Kaka mendapat jaminan kesempatan bermain.

Melihat hal ini, AC Milan mengintip peluang untuk memulangkan mantan pemain Sao Paulo tersebut ke San Siro. Meski sempat beberapa kali menyatakan berminat memulangkan sang bintang ke San Siro, Kaka selalu menegaskan ingin bertahan di Santiago Bernabeu.

Meski demikian, Presiden Milan, Silvio Berlusconi, mengaku dirinya tidak pernah menutup pintu untuk Kaka. Berlusconi tidak menampik dirinya terus berusaha melobi Presiden Madrid, Florentino Perez, untuk mendapatkan Kaka.

Meski sempat bersikeras ingin bertahan di Madrid, sepertinya Kaka mulai melunak. Seperti dilansir Marca, Kaka mengucapkan terimakasih kepada Perez dan Mourinho yang selalu sabar dan memberikan dukungan kepadanya. Namun, Kaka tidak ingin menjadi beban bagi Madrid.

Berlusconi melihat ada celah untuk mendatangkan Kaka. Konon kabarnya, fans Milan ingin melihat idola mereka kembali bermain di San Siro. Untuk masalah finansial, Milan tidak merasa khawatir karena baru saja mendapat dana segar hasil penjualan Thiago Silva dan Zlatan Ibrahimovic ke Paris Saint-Germain.
»»  Baca selengkapnya...

Kamis, 07 Juni 2012

Sejak di Madrid, Bobot Ozil Naik 4 Kg

Madrid - Gelandang serang Real madrid Mesut Ozil, memang sengaja menambah massa ototnya agar dapat lebih kuat dalam menjaga bola dari rebutan lawan.

Dalam sepak bola, ukuran tubuh pemain sedikit banyak punya pengaruh terhadap kemampuan mempertahankan bola dari lawan yang berusaha merebut.

Hal itu pun disadari betul oleh seorang playmaker Real Madrid Mesut Ozil.

Ketika baru bergabung bersama 'Los Blancos' tahun 2010, ia masih terlihat kerempeng dan sering kali kalah ketika duel mempertahankan atau merebut bola menggunakan body dengan pemain lawan.

Oleh karena itu, anggota Timnas Jerman yang leluhurnya berasal dari Turki tersebut berupaya menaikkan berat badannya dengan cara mengatur pola makan, seperti yang diungkapkan sang ayah, Mustafa Ozil.

"Saat ini ia tengah menjalani program penambahan massa otot, yaitu dengan memakan ikan dua kali dalam seminggu dan menghindari minuman bersoda (Coca-Cola). Sekarang bobotnya bertambah 4 kg," terang Ozil senior seperti dilansir Marca.

Saat ini, Ozil yang tinggi badannya 183 cm, memiliki berat 70 kg.

Mustafa pun mengatakan jika beberapa rekan satu timnya, seperti Sami Khedira dan Sergio Ramos sering berkunjung ke rumah Ozil untuk makan bersama.

Soal makanan kesukaan dua pemain 'El Real' sahabat anaknya, Mustafa memberi bocoran jika mie dengan bawang dan telur yang dicampur tomat adalah favorit mereka.
»»  Baca selengkapnya...

Villa: Vilanova Siap Latih Barcelona

Barcelona - Dukungan kepada Tito Vilanova sebagai arsitek anyar Barcelona kembali datang. Kali ini, dukungan disuarakan oleh Bomber Barca, David Villa.
Kejutan besar harus diterima Barcelona menjelang berakhirnya kompetisi La Liga. Pelatih Pep Guardiola memutuskan mundur sebagai pelatih. Alasannya, Pep ingin beristirahat sejenak dari dunia sepakbola.
Kubu Barca pun langsung bergerak cepat untuk mencari penggantinya. Asiten Pep di Barca, Tito Vilanova, akhirnya ditunjuk sebagai pelatih tim kepala untuk musim kompetisi 2012/2013.
Banyak pihak yang meragukan masa depan 'Raksasa Katalan' di bawah kepemimpinan Vilanova. Pasalnya, Vilanova dianggap belum memiliki portofolio yang cukup mumpuni dalam dunia sepakbola.
Namun, dukungan untuk Vilanova justru datang dari David Villa. Menurut pemain berdarah Spanyol itu, Vilanova adalah pelatih yang tepat untuk Barca.
"Tito (Vilanova) sudah siap melatih Barcelona. Guardiola takkan mengambil keputusan mundur tanpa mendiskusikan terlebih dahulu kepadanya," ujarnya sebagaimana dilansir AS.
Villa harus mengubur mimpinya untuk memperkuat Timnas Spanyol di ajang Piala Eropa 2012. Cedera patah tulang kering saat memperkuat Barca di Kejuaraan Dunia Antar Klub memaksanya hanya menonton rekan-rekannya bertanding di Piala Eropa.
»»  Baca selengkapnya...

Sabtu, 12 Mei 2012

Jelang Laga Terakhir Bersama Barca, Pep Menyesal

Barcelona - Josep Guardiola telah menyatakan pengunduran dirinya sebagai pelatih Barcelona. Pertandingan Barca melawan Real Betis akan menjadi pertandingan persisahan untuknya.
Meski 'El Azulgrana' masih harus menghadapi Athletico Bilbao di final Copa del Rey, pertandingan malam ini betul-betul akan jadi laga perpisahan buat Pep.
Pep mengaku bangga dengan apa yang sudah dia raih selama empat musim di Camp Nou.
"Saat sebuah musim berakhir, Anda akan menengok ke belakang untuk melihat apakah segalanya berjalan baik atau Anda justru melakukannya dengan jalan yang berbeda," ujar Pep dalam konferensi pers jelang pertandingan tersebut.
"Sejak hari pertama bertugas, saya belajar kalau saya bisa membuat kesalahan," ujarnya seperti dilansir ESPNStar.
Namun dia juga mengakui adai beberapa kesalahan yang dibuatnya.
"Saya merasakan banyak penyesalan, tapi itu adalah bagian dari proses belajar. Saya tidak menyesal dengan banyak hal yang kami lakukan, meski saya merasa kalau saya akan merindukannya," lanjut dia.
Guardiola tercatat sebagai pelatih terbaik sepanjang sejarah Barcelona dengan 13 trofi dalam kurun waktu empat tahun melatih. Pep Guardiola mengadakan konferensi pers berkaitan dengan pengunduran dirinya sebagai pelatih di Barcelona, pada 26 April 2012 lalu.
Dia membantah rumor akan pindah klub, dan beralasan bahwa dirinya ingin istirahat sejenak dari melatih klub, karena dia merasa empat tahun terakhir adalah tahun yang paling melelahkan dalam hidupnya.
»»  Baca selengkapnya...

Jumat, 11 Mei 2012

Barcelona Bantah Messi Bersikap Rasis

Barcelona - Beberapa waktu lalu sempat beredar kabar yang menyebut Lionel Messi melakukan tindakan rasis kepada pemain Real Madrid yang tengah dipinjamkan ke Everton, Royston Drenthe.

Drenthe mengklaim bahwa Messi pernah beberapa kali menyebutnya 'Negro' ketika Drenthe masih bermain bersama Madrid. Pernyataan Drenthe tersebut dibantah Barcelona. Mereka justru memuji karakter Messi.

"Messi selalu menunjukkan rasa hormat dan sportifitas kepada rivalnya. Sebuah sikap yang sudah dikenal sesama pesepakbola profesional," ujar juru bicara Barcelona seperti dilansir BBC.

"Kami yakin tuduhan kepada Messi tidak benar dan bersebrangan dengan kenyataan yang ada," tukasnya.

Selain Messi, Drenthe juga menyebut dua nama pemain Real Madrid, Gonzalo Higuain dan Gabriel Heinze (sekarang di Marseille) yang sering mengucapkan kata 'negro' kepadanya.
»»  Baca selengkapnya...

Kamis, 26 April 2012

Cesc: Kekalahan Barca Tidak Adil!

Barcelona - Kegagalan Barcelona melangkah ke babak final liga Champions diangap sebagai sebuah ketidakadilan oleh sang gelandang, Cesc Fabregas.

Barca gagal melangkah ke babak final setelah hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Chelsea di leg kedua semifinal Liga Champions, Rabu (25/4/2012) dinihari WIB. Barca kalah agregat 3-2.

Barca unggul dua gol lebih dulu di pertandingan ini melalui Sergio Busquets dan Andres Iniesta. Namun, Chelsea mampu menutup babak pertama dengan skor 2-1 berkat gol cantik Ramires di masa perpanjangan waktu.

Chelsea yang bermain dengan sepuluh orang menyusul kartu merah yang diterima kapten John Terry mampu menyamakan kedudukan di injury time babak kedua melalui gol Fernando Torres.

"Terkadang sepakbola bisa tidak adil. Tapi, jika harus kalah, kami ingin menuai kekalahan dengan cara seperti ini," ujarnya dinukil Goal.

"Kami bermain dengan gaya kami sendiri. Kami jelas jauh lebih superor dibandingkan Chelsea. Kami membuat banyak peluang," sambungnya.
»»  Baca selengkapnya...

Pep: Tak Ada yang Salah dari Barcelona

Barcelona - Pep Guardiola angkat bicara menyusul kegagalan Barcelona melangkah ke babak final Liga Champions Menurutnya, tak ada yang salah dengan gaya bermain Barca.

Barca gagal melangkah ke babak final setelah hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Chelsea di leg kedua semifinal Liga Champions, Rabu (25/4/2012) dinihari WIB. Barca kalah agregat 3-2.

Barca unggul dua gol lebih dulu di pertandingan ini melalui Sergio Busquets dan Andres Iniesta. Namun, Chelsea mampu menutup babak pertama dengan skor 2-1 berkat gol cantik Ramires di masa perpanjangan waktu.

Chelsea yang bermain dengan sepuluh orang menyusul kartu merah yang diterima kapten John Terry mampu menyamakan kedudukan di injury time babak kedua melalui gol Fernando Torres.

Dalam wawancara seusai pertandingan, Pep menegaskan bahwa tidak ada yang salah dengan gaya bermain yang dikembangkan timnya, hanya saja timnya tak mampu mencetak angka di babak kedua.

"Kami sudah melakukan semua yang kami bisa, tapi kami gagal. Kami tak bisa melakukan segala sesuatunya dengan benar di maa krusial. Hal ini membuat kami harus membayar dengan mahal," tuturnya sebagaimana dilansir Goal.

"Kini kami harus segera bangkit dan memikirkan tentang musim depan. Satu-satnya hal yang bisa kami lakukan adalah memberi selamat pada Chelsea atas permainan bertahan mereka," sambungnya.

"Saya bilang kepada pemain saya untuk tidak berhenti menyerang dan itu yang kami lakukan. Tapi, kemudian gol pertama Chelsea lahir."

"Saya bakal belajar dari kejadian ini. Saya tak tahu bagaimana perasan saya. aya melihat pemain saya dan tak tahu apa yang harus saya katakan karena kami tak melakukan kesalahan apapun," tandasnya.
»»  Baca selengkapnya...

Guardiola Segera Putuskan Masa Depannya

Barcelona - Pelatih Barcelona, Josep Guardiola, mengungkapkan bahwa dirinya akan memutuskan masa depannya bersama Barcelona dalam beberapa hari mendatang.

Barcelona menjalani satu pekan yang mengecewakan. Setelah kalah 1-0 dari Chelsea di leg pertama semifinal Liga Champions, mereka kembali kalah 1-2 dari Real Madrid di laga bertajuk El Clasico. Kekalahan ini membuat peluang mempertahankan trofi La Liga sangat tipis.

Selang beberapa hari kemudian, Barcelona tak mampu mengalahkan Chelsea di leg kedua semifinal Liga Champions meski unggul jumlah pemain sejak menit ke-37 karena John Terry mendapat kartu merah.

Usai gagal melaju ke final Liga Champions, Guardiola mengaku akan segera memutuskan masa depannya bersama Barcelona dalam beberapa hari mendatang.

"Saya akan membuat keputusan dalam waktu beberapa hari mendatang. Saya akan bicara dengan Presiden klub dan memutuskan apa yang terbaik untuk Barcelona," kata Guardiola dinukil Soccernet.

Jauh hari sebelumnya, Guardiola dikabarkan akan meninggalkan Camp Nou karena hingga saat ini belum memperpanjang kontraknya. Beberapa klub disebut-sebut mengincar Guardiola sebagai pelatih. Salah satu diantaranya adalah Inter Milan.

»»  Baca selengkapnya...

Casillas: Saatnya Fokus ke La Liga

Madrid - Impian Real Madrid untuk melaju ke final Liga Champions pupus setelah kalah adu penalti atas Bayern Munchen. Kapten Madrid, Iker Casillas, mengaku sangat kecewa.

Kalah 1-2 di leg pertama, Madrid ingin membalaskan dendamnya ketika menjamu Munchen di Santiago Bernabeu. Tanda-tanda Madrid akan melaju ke final sudah tampak ketika mereka mampu mencetak gol cepat di menit ke-6 melalui tendangan penalti Cristiano Ronaldo.

Madrid sukses menggandakan skor menit ke-14. Kembali Ronaldo berhasil membobol gawang Manuel Neuer usai menerima umpan terobosan Mesut Ozil. Madrid pun berada di atas angin. Namun Munchen tidak ingin menyerang begitu saja. Mereka bisa mencetak gol di menit ke-27 melalui tendangan penalti Arjen Robben.

Skor 2-1 bertahan hingga laga usai. Agregat kedua tim adalah 3-3, sehingga pertandingan dilanjutkan ke perpanjang waktu. Namun kedua tim tak mampu mencetak gol di 2x15 menit. Alhasil, laga dilanjutkan dengan adu penalti. Munchen berhasil menang dengan skor 3-1 di drama adu penalti tersebut.

"Ini hasil yang sangat mengecewakan buat kami. Pertandingan berlangsung sangat seru, tapi adu penalti selalu berhubungan dengan keberuntungan," ujar Casillas kepada situs resmi UEFA.

"Kami bermain baik, tapi Munchen adalah tim hebat. Kini kami harus fokus ke La Liga," tukasnya.
»»  Baca selengkapnya...

Munchen Kecewa Tiga Pemainnya Absen di Final

Madrid - Pelatih Bayern Munchen, Juup Heynckes, mengaku kecewa harus kehilangan tiga pemain karena akumulasi kartu. Alhasil, tiga pemain tersebut dipastikan absen di final Liga Champions kontra Chelsea.

Munchen berhasil melaju ke final usai menang adu penalti atas Real Madrid di Santiago Bernabeu. 'Die Roten' menang dengan skor 3-1 dalam drama adu penalti. Tiga pemain mereka sukses mengeksekusi penalti, yakni David Alaba, Mario Gomez dan Bastian Schweinsteiger.

Keberhasilan Munchen melaju ke final harus dibayar mahal karena mereka kehilangan tiga pemain karena akumulasi kartu kuning. Tiga pemain tersebut adalah David Alaba, Holger Badstuber dan Luiz Gustavo. Kenyataan ini membuat Heycnkes kecewa.

"Kehilangan tiga pemain terbaik kami di laga final bukanlah kabar menggembirakan. Badstuber menjalani musim ini dengan luar biasa. Alaba bagus sebagai bek kiri dan Gustavo bermain apik dalam beberapa pekan terakhir," kata Heynckes dilansir Goal.

"Mereka senang kami melaku ke final, tapi mereka juga kecewa tidak bisa tampil di final. Kami akan merindukan mereka di final," lanjutnya.

Meski demikian, Heynckes mengaku senang timnya bisa lolos ke final melalui pertarungan sengit dengan Madrid.

"Ini malam yang ajaib. Kami mengalami kesulitan di 15 menit pertama, tapi setelah itu pemain mampu mengambil alih dan mendominasi laga. Penampilan tim luar biasa dan kemenangan ini sangat spesial bagi Munchen," tukasnya.

Munchen akan menghadapi Chelsea di final yang akan digelar di Allianz Arena, 19 Mei 2012.
»»  Baca selengkapnya...

Mou Puji Pemain Madrid yang Eksekusi Penalti

Madrid - Real Madrid harus mengakui keunggulan Bayern Munchen di leg kedua semifinal Liga Champions. 'Los Blancos' kalah dalam drama adu penalti.

Agregat kedua tim adalah 3-3. Tidak ada gol tambahan di perpanjangan waktu membuat laga dilanjutkan dengan adu tendangan penalti. Dari empat pemain Madrid yang maju melakukan eksekusi penalti, hanya satu orang yang sukses menjalankan tugasnya, yakni Xabi Alonso. Tiga penendang Madrid yang gagal mengeksekusi penalti adalah Cristiano Ronaldo, Kaka dan Sergio Ramos.

Madrid kalah 1-3 dalam drama adu penalti tersebut setelah tiga pemain Munchen, David Alaba, Mario Gomez dan Bastian Schweinsteiger berhasil melakukan tugasnya sebagai algojo penalti dengan sempurna.

Meski tiga pemainnya gagal mengeksekusi penalti, Jose Mourinho memberikan pujian kepada mereka. Menurut Mourinho, dibutuhkan keberanian untuk maju sebagai eksekutor.

"Pemain yang gagal melakukan penalti adalah mereka yang memiliki keberanian, tanpa rasa takut, tidak egois, berani maju dan mencoba. Saya bangga dengan mereka," ujar Mourinho dinukil Goal.

"Mereka adalah Super men, tapi Superman hanyalah sebuah film. Messi juga gagal menendang penalti saat lawan Chelsea dan hari ini tiga pemain Madrid gagal menendang penalti. Hal ini biasa terjadi karena inilah sepak bola," pungkasnya.
»»  Baca selengkapnya...

'Kutukan' Ronaldo di Drama Adu Penalti

Madrid - Cristiano Ronaldo selalu gagal mengeksekusi penalti ketika timnya harus melakoni drama adu penalti di Liga Champions. Dua kali sudah ia mengalami hal tersebut.

Ketika masih berseragam Manchester United, Ronaldo gagal mengeksekusi tendangan penalti ketika berhadapan dengan Chelsea di final Liga Champions tahun 2008. Ketika itu pertandingan berakhir imbang 1-1. Di drama adu penalti, sepakan Ronaldo berhasil digagalkan Petr Cech.

Kejadian serupa kembali terulang saat dirinya memperkuat Real Madrid. Menghadapi Bayern Munchen di semifinal Liga Champions, Ronaldo kembali gagal mengeksekusi penalti ketika timnya harus menjalani drama adu penalti.

Uniknya, di dua laga tersebut, Ronaldo sama-sama berhasil mencetak gol di waktu normal. Ketika melawan Chelsea, Ronaldo berhasil mencetak gol melalui sundulan. Hal serupa terjadi saat melawan Munchen dimana ia mampu mencetak dua gol.

Yang menjadi pembeda dari dua kejadian tersebut adalah Ronaldo berhasil menjadi pemenang ketika bersama MU dan menjadi juara Liga Champions. Namun, ia gagal meraih kemenangan ketika memperkuat Madrid.
»»  Baca selengkapnya...

Menang Adu Penalti, Munchen Melaju ke Final

Madrid - Bayern Munchen berhasil melaju ke final Liga Champions setelah mengalahkan Real Madrid melalui drama adu penalti.

Pertandingan antara Real Madrid dan Bayern Munchen digelar di Santiago Bernabeu, Kamis (26/4/2012) dinihari WIB.

Tertinggal 1-2 di leg pertama, Madrid langsung tampil menyerang. Mereka sudah bisa mencetak gol di menit ke-6. Berawal dari handball yang dilakukan Alaba, wasit memberikan hadiah penalti. Ronaldo sebagai eksekutor sukses melakukan tugasnya dengan baik.

Dua menit berselang, Munchen mendapat peluang emas untuk menyamakan kedudukan. Umpan silang mendatar Alba ke kotak penalti disambut tendangan Robben yang bebas berdiri di depan gawang. Sayang, tembakannya melambung di atas mistar.

Madrid mampu mencetak gol kedua di menit ke-14. Umpan terobosan Ozil kepada Ronaldo diteruskan dengan tendangan menyusur tanah ke pojok kanan gawang Neuer.

Munchen mampu memperkecil kedudukan menjadi 1-2 di menit ke-27 melalui tendangan penalti yang dieksekusi dengan sempurna oleh Robben. Penalti diberikan wasit setelah Pepe melakukan pelanggaran kepada Gomez di kotak terlarang.

Menit ke-33, tendangan jarak jauh Gomez masih bisa diamankan Casillas. Peluang terakhir Munchen didapat di penghujung babak pertama ketika tendangan bebas Robben bisa ditepis Casillas.

Skor 2-1 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Munchen lebih banyak menciptakan beberapa peluang. Salah satunya di menit ke-48. Sundulan Gomez memanfaatkan umpan silang Lahm masih belum menemui sasaran.

Menit ke-57, kembali Gomez menebar ancaman. Tendangan kerasnya dari kotak penalti tepat di pelukan Casillas.
Munchen terus meneror pertahanan Madrid. Kali ini melalui aksi individu Robben di menit ke-66. Berhasil melewati Pepe dan masuk ke kotak penalti, Robben tinggal berhadapan dengan Casillas. Namun kiper nomor satu Spanyol itu dengan cepat memotong bola yang ada di kaki Robben.

Madrid baru mendapat peluang menit ke-70. Tendangan Benzema dari luar kotak penalti usai menerima umpan pendek Ronaldo masih terlalu tinggi di atas mistar.

Tak ada gol tambahan tercipta hingga wasit meniup peluit panjang. Skor 2-1 membuat pertandingan harus dilanjutkan dengan perpanjangan waktu 2x15 menit.

Di babak perpanjangan waktu 2x15 menit, kedua tim tampak bermain lebih hati-hati dan jarang mengancam gawang.

Tendangan jarak jauh Ronaldo di menit ke-108 sangat jauh dari sasaran. Tampaknya para pemain sudah merasa letih.

Skor 2-1 bertahan hingga 2x15 menit. Pertandingan pun dilanjutkan dengan adu penalti. Munchen berhasil melaju ke final setelah tiga penendangnya, Alaba, Gomez dan Scweinsteiger sukses melakukan tugasnya dengan baik sedangkan Madrid hanya mampu memasukkan satu gol melalui Xabi Alonso.

Susunan pemain:

Madrid: Casillas; Arbeloa, Ramos, Pepe, Marcelo; Xabi Alonso, Khedira; Di Maria (Kaka 75'), Ozil (Granero 111), Ronaldo; Benzema (Higuain 106').

Munchen: Neuer; Lahm, Boateng, Badstuber, Alaba; Luiz Gustavo, Schweinsteiger; Robben, Kroos, Ribery (Muller 95'); Gomez.
»»  Baca selengkapnya...

Mourinho Ingin Chelsea Menang atas Munchen

Madrid - Real Madrid tidak akan menghadapi Chelsea di final Liga Champions, tapi Pelatih Jose Mourinho ingin 'The Blues' memenangkannya.
Setelah melihat Real Madrid di-KO oleh Bayern Munchen dalam drama adu penalti, Mourinho berkata, "Saya ingin Chelsea menang. Anak-anak Chelsea adalah pahlawan saya kemarin."
"Saya tahu orang akan berpikir mereka adalah ahli permainan ayang akan akan mengkritik Chelsea sama seperti halnya saat saya membimbing Inter (Milan)."
Sebelum berlabuh di Santiago Bernabeu, Mourinho sempat melatih Chelsea selama tiga musim. Dua gelar LIga Primer, Piala Carling dan Piala FA berhasil dikumpulkan Mou. Namun tidak pernah berhasil membawa tropi Liga Champions untuk klub milik miliuner Rusia Roman Abramovic itu.
Sementara, bersama Inter Milan, 'The Special One' berhasil mengawinkan tiga gelar Piala Super Italia, Liga Italia Serie A, dan tropi Liga Champions yang paling bergengsi.
Chelsea akan berhadapan dengan Bayern Munchen di Final Liga Champions setelah menjungkalkan Barcelona. Mereka akan menghadapi FC Hollywood yang kebetulan akan bermain di kandang mereka sendiri, Alianz Arena 19 Mei 2012 nanti.
»»  Baca selengkapnya...

Selasa, 24 April 2012

Bursa: El Clasico di Final Liga Champions

Real Madrid dan Barcelona dijagokan para petaruh untuk memenangi leg II semifinal Liga Champions. Kedua tim Spanyol itu juga difavoritkan berduel di partai puncak.

Demikian hasil bursa taruhan di William Hill, Ladbroke, dan Bwin sampai Selasa (24/4/2012) pagi WIB, menjelang partai Madrid-Bayern Munich dan Barca-Chelsea tengah pekan ini.

Mereka memprediksi Madrid akan membalas kekalahan 1-2 di leg pertama dari Bayern Munich, saat menjamu klub Jerman itu di Santiago Bernabeu hari Rabu malam.

Begitu pula untuk Barca yang kalah 0-1 di Stamford Bridge, dan akan menjadi tuan rumah untuk Chelsea di Camp Nou nanti malam.

Bursa menjagokan El Clasico sebagai final Liga Champions tahun ini. Setelah itu perkiraannya adalah Barca vs Bayern, Madrid vs Chelsea, dan Chelsea vs Bayern.

Berikut ini bursa taruhan terkait leg II semifinal Liga Champions:

Will Hill
Barcelona vs Chelsea
Barca menang 2/7, Chelsea menang 9/1, Seri 9/2

Real Madrid vs Bayern Munich
Madrid menang 8/15, Bayern menang 5/1, Seri 3/1

Ladbroke
Barcelona vs Chelsea
Barca menang 2/7, Chelsea menang 5/1, Seri 8/1

Real Madrid vs Bayern Munich
Madrid menang 8/15, Bayern menang 5/1, Seri 16/1

Bwin
Barcelona vs Chelsea
Barca menang 1,28; Chelsea menang 8,00; Seri 6,50

Real Madrid vs Bayern Munich
Madrid menang 1,50; Bayern menang 5,50; Seri 4,75


Bursa partai final:

WillHill
Barcelona vs Real Madrid 13/10
Barcelona vs Bayern Munich 2/1
Real Madrid vs Chelsea 19/5
Bayern Munich vs Chelsea 5/1

Ladbroke:
Barcelona vs Real Madrid 6/4
Barcelona vs Bayern Munich 2/1
Real Madrid vs Chelsea 4/1
Chelsea vs Bayern Munich 9/2

Bwin:
FC Barcelona vs Real Madrid 2.25
FC Barcelona vs FC Bayern Munich 3.10
Real Madrid vs FC Chelsea 5.25
FC Bayern Munich vs Chelsea 7.50
»»  Baca selengkapnya...