Minggu, 22 Januari 2012

Kapten City Miris Lihat Jembatan Lebak Banten

Lebak - Perjuangan generasi muda Indonesia untuk mengenyam pendidikan dengan meniti jembatan rusak di Lebak, Banten, ternyata mengundang keprihatinan kapten Manchester City, Vincent Kompany.
Jembatan gantung di kabupaten Lebak, Banten, sangat memprihatinkan. Keadaannya hancur di satu sisi, sehingga orang yang akan melintasinya harus meniti di atas seutas tambang dengan kedua tangan berpegangan pada pegangan jembatan yang masih tersisa.
“Indonesia, anak-anak mempertaruhkan nyawanya di atas ‘jembatan’ yang hancur untuk menuju sekolah,” demikian celoteh bek timnas Belgia itu pada akun twitter yang telah diverifikasi oleh Twitter sebagai akun asli.
Tanda kutip diberikan Kompany pada kata jembatan, mungkin karena ia tak pernah melihat bentuk jembatan yang sudah hancur seperti itu sepanjang hidupnya.
Di belahan Nusantara lainnya, sejumlah generasi muda Indonesia harus mengarungi sungai dan berjalan berkilo-kilo meter untuk mencapai sekolah. Namun di Ibukota, wakil rakyat membuang Rp 2 miliar untuk merenovasi toilet dan Rp 20 miliar untuk merenovasi ruang rapat dalam Gedung Dewan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar