Jakarta - Menpora Andi Mallarangeng menegaskan bahwa Pemerintah
bakal mengambil sikap netral dan mendukung PSSI yang diakui oleh FIFA.
Hari
ini, Rabu (11/4/2012) Ketua Umum PSSI versi Kongres Luar Biasa (KLB),
La Nyalla Matalitti, beserta dua anggota Komite Eksekutif Roberto Rouw
dan hardi Hasan datang menyambangi Kantor Menpora di Senayan, Jakarta.
Tujuan
kedatangan mereka menemui Menpora adalah untuk menyampaikan hasil
Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI-KPSI yang dihelat di Hotel Mercure Ancol,
Jakarta 18 Maret lalu.
Dalam waktu dekat, tim Task Force AFC,
yang mendapat persetujuan dari FIFA, akan datang ke Indonesia guna
menyelesaikan permasalahan sepakbola yang kini melanda Indonesia. Untuk
itu, Menpora memaparkan bahwa Pemerintah bakal bersikap netral dan
mendukung PSSI yang diakui oleh FIFA.
"Saya mengharapkan yang
terbaik sehingga persoalan-persoalan benang kusut di PSSI dan
persepakbolaan kita bisa segera diselesaikan dan kita kembali mengurusi
sepak bola," ujarnya.
"Masyarakat melihat memang ada dua PSSI,
yang menyatakan dirinya sah. Tapi, siapapun yang diakui FIFA, PSSI itu
lah yang diakui oleh pemerintah," sambungnya.
"Kalau FIFA
mengubah kebijakannya, atau mengubah pendapatnya tentang yang mana yang
dianggap sah sebagai pengurus PSSI, maka pemerintah juga akan
menyesuaikan diri."
"Dalam waktu dekat ini akan ada Tim Task
Force dari AFC yang akan memberikan keterangan dalam rapat Komite
Eksekutif tentang persepakbolaan Indonesia."
"Tim Task Force akan
bertemu dengan PSSI, KPSI dan pemerintah. Kami pemerintah siap bertemu
Task Force untuk memberikan penjelasan."
"Posisi pemerintah, kami bersikap netral. kami mengikuti saja yang mana yang dianggap sah oleh Task Force," pungkasnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar