Senin, 16 April 2012

Bela Timnas, Sejumlah Pemain ISL Tunggu Legalitas

Jakarta – Para pemain nasional Liga Super Indonesia (ISL), masih menunggu kepastian izin bermain dari FIFA sebelum memenuhi undangan PSSI di bawah kepemimpinan Djohar Arifin Husin.
PSSI, berdasarkan hasil Kongres Palangkaraya 18 Maret lalu, memutuskan untuk mengakui ISL dan klub-klub di dalamnya. Dengan demikian, para pemain ISL boleh memperkuat timnas Indonesia.
Sebagian besar pemain menyatakan bersedia memenuhi panggilan tersebut, dengan catatan ada dokumen resmi seputar perizinan tersebut.
“Kami diundang PSSI terkait sejumlah hal. Diantaranya bertukar menyikapi legalitas ISL dan pemainnya untuk membela timnas,” ujar CEO Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI), Valentino Simanjuntak, usai bertemu wakil ketua umum PSSI, Farid Rahman, di kantor PSSI, Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (16/4/12).
Setidaknya ada dua agenda yang akan dijalani timnas Indonesia dalam waktu dekat ini. Pertama laga persahabatan melawan Inter Milan bulan Mei mendatang, dimana PSSI akan menurunkan pemain U-23, sebagai persiapan menghadapi SEA Games. Yang kedua turnamen persahabatan di Palestina.
Valentino pun membenarkan adanya pemanggilan PSSI kepada sejumlah pemain ISL untuk membela timnas Indonesia. Namun ada syarat yang diajukan.
“Beberapa waktu lalu ada surat perihal larangan dan penolakan dari FIFA, kok sekarang diperbolehkan. Meski ini kabar baik, tetapi kita bicara soal legalitas. Apakah ada surat izin dari FIFA,” papar Valentino.
Valentino menjelaskan, sejauh ini PSSI belum bisa menunjukkan dokumentasi legal mengenai perizinan tersebut. “Tetapi menurut mereka, secara verbal sudah ada dari Task Force AFC (Konfederasi Sepak bola Asia), sebagai perwakilan Komite Eksekutif FIFA,” lanjutnya.
Task Force (Satuan Tugas) AFC adalah rekomendasi AFC kepada FIFA, yang dibentuk untuk membantu mencari solusi bagi sepak bola Indonesia. FIFA sudah merestui pembentukan tim ini.
Tetapi Valentino menegaskan bahwa Komite Eksekutif APPI tetap bersikap menunggu hingga ada kejelasan lewat surat.
“Jangan sampai nanti sudah datang dan bergabung, tetapi kemudian tidak bisa bermain. Sebelum ada surat, kami masih menunggu kebenaran legalitas tersebut,’ Valentino menandaskan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar