Jakarta – Para pemain nasional Liga Super Indonesia (ISL),
masih menunggu kepastian izin bermain dari FIFA sebelum memenuhi
undangan PSSI di bawah kepemimpinan Djohar Arifin Husin.
PSSI,
berdasarkan hasil Kongres Palangkaraya 18 Maret lalu, memutuskan untuk
mengakui ISL dan klub-klub di dalamnya. Dengan demikian, para pemain ISL
boleh memperkuat timnas Indonesia.
Sebagian besar pemain
menyatakan bersedia memenuhi panggilan tersebut, dengan catatan ada
dokumen resmi seputar perizinan tersebut.
“Kami diundang PSSI
terkait sejumlah hal. Diantaranya bertukar menyikapi legalitas ISL dan
pemainnya untuk membela timnas,” ujar CEO Asosiasi Pemain Profesional
Indonesia (APPI), Valentino Simanjuntak, usai bertemu wakil ketua umum
PSSI, Farid Rahman, di kantor PSSI, Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan,
Jakarta, Senin (16/4/12).
Setidaknya ada dua agenda yang akan
dijalani timnas Indonesia dalam waktu dekat ini. Pertama laga
persahabatan melawan Inter Milan bulan Mei mendatang, dimana PSSI akan
menurunkan pemain U-23, sebagai persiapan menghadapi SEA Games. Yang
kedua turnamen persahabatan di Palestina.
Valentino pun
membenarkan adanya pemanggilan PSSI kepada sejumlah pemain ISL untuk
membela timnas Indonesia. Namun ada syarat yang diajukan.
“Beberapa
waktu lalu ada surat perihal larangan dan penolakan dari FIFA, kok
sekarang diperbolehkan. Meski ini kabar baik, tetapi kita bicara soal
legalitas. Apakah ada surat izin dari FIFA,” papar Valentino.
Valentino
menjelaskan, sejauh ini PSSI belum bisa menunjukkan dokumentasi legal
mengenai perizinan tersebut. “Tetapi menurut mereka, secara verbal sudah
ada dari Task Force AFC (Konfederasi Sepak bola Asia), sebagai
perwakilan Komite Eksekutif FIFA,” lanjutnya.
Task Force (Satuan
Tugas) AFC adalah rekomendasi AFC kepada FIFA, yang dibentuk untuk
membantu mencari solusi bagi sepak bola Indonesia. FIFA sudah merestui
pembentukan tim ini.
Tetapi Valentino menegaskan bahwa Komite Eksekutif APPI tetap bersikap menunggu hingga ada kejelasan lewat surat.
“Jangan
sampai nanti sudah datang dan bergabung, tetapi kemudian tidak bisa
bermain. Sebelum ada surat, kami masih menunggu kebenaran legalitas
tersebut,’ Valentino menandaskan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar