Dinas Pemuda dan Olahraga Kabuputen Bandung selaku Badan Pengelola
Stadion Si Jalak Harupat menyatakan pihaknya menelan kerugian hingga
Rp62 juta pasca laga Persib kontra Persija digelar, Minggu 29 Januari
2012.
Kerugian itu akibat dari rusaknya fasilitas Stadion Si
Jalak Harupat. Di antaranya mencakup pagar besi pembatas tribun penonton
dan lapangan yang jebol di sektor tribun utara dan timur. Kemudian
kusen pintu alumunium dan kaca di tribun barat rusak dan pecah. Lalu,
pintu besi gerbang utama banyak yang patah serta corat coret dinding
termasuk juga di lapangan softball dan lain-lain.
Menurut
Kadispopar Kabupaten Bandung Akhmad Johara, pihaknya sudah melaporkan
masalah kerusakan Stadion Si Jalak Harupat ini kepada Bupati Bandung,
Dadang M Naseer. Selain itu Kadispopar Kabupaten Bandung pun rencananya,
Rabu, 1 Februari besok akan memanggil pihak Panpel Persib untuk
menjelaskan dan membicarakan masalah ganti rugi akibat kerusakan
tersebut.
"Mengenai kerusakan Stadion Si Jalak Harupat yang
ditimbulkan dari pertandingan Persib lawan Persija, kita mengalami
kerugian dikisaran angka Rp62 juta. Rincian biaya kerugiannya sudah kami
catat," papar Akhmad lewat pesan singkatnya kepada Bupati yang juga
ditembuskan kepada sejumlah media, termasuk VIVAbola.com, Selasa, 31 Januari 2012.
Akibat
kerusakan yang ditimbulkan ini, pihak Dispopar Kabupaten Bandung akan
mempertimbangkan kembali izin kepada Panpel Pelita Jaya Karawang yang
rencananya akan mengalihkan tempat pertandingan Pelita kontra Persib,
Minggu 5 Februari nanti karena alasan harus memperbaiki dulu sejumlah
fasilitas yang mengalami kerusakan.
"Kita sudah mengecek dan
menginventarisir seluruh kerusakan lengkap dengan foto-foto kerusakan
bersama dengan utusan dari pihak Persib dan kita akan memanggil panpel
untuk diminta pertanggungjawaban atas kerusakan yang terjadi. Bahkan
akan mengevaluasi kembali pemberian ijin penggunaan stadion untuk yang
akan datang," tegas Akhmad.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar