Jakarta - Pra-Kongres yang digelar Komite Penyelamat Sepakbola
Indonesia (KPSI) pada Sabtu malam (21/1/2012) ternyata dihadiri oleh
lebih banyak anggota PSSI dibanding Rapat Akbar Sepabola Nasional (RASN)
Desember lalu.
Seperti yang diklaim Sekretaris Jendral
KPSI, Hinca Panjaitan, Pra-Kongres PSSI-KPSI ini dihadiri oleh 542
anggota, atau lebih banyak dari RASN 18 Desember lalu yang saat itu
dihadiri oleh 452 klub dari 27 Pengrov.
"Hari ini, setelah
dilakukan perhitungan akhir, dihadiri oleh 517 klub dan 25 Pengprov yang
berarti berjumlan 542 anggota PSSI," ujar Hinca disela-sela Pra-Kongres
di Swiss-BelHotel, Jakarta. "Ini menunjukan kami masih solid."
Hinca
pun menjelaskan bahwa dengan jumlah ini menunjukan bahwa wacana KLB
masih berhembus kencang, bahkan lebih kuat dari sebelumnya. Karena
sampai saat ini para anggota PSSI yang menuntut KLB masih menegaskan
terus berada di jalur sebelumnya.
"Tadi ketika kami tanya apakah
ada anggota yang menarik suara (mendukung KLB), mereka secara serentak
menyatakan tidak. Ketuk palu. Jadi dengan itu kami jalan terus," tegas
Hinca.
Jika angka yang diklaim Hinca itu benar, maka KLB dapat
digelar karena sesuai Statuta PSSI KLB dapat digelar jika lebih 2/3
anggota menuntut digelarnya Kongres tersebut. Jumlah 542 ini sudah jelas
melebih dari 2/3 anggota PSSI yang total berjumlah 575 anggota.
Namun,
KLB masih tidak mendapat persetujuan dari PSSI karena usai verifikasi
tahap pertama hanya 320 suara yang diakui sebagai anggota sah PSSI saat
ini dari total jumlah anggota, yang diklaim PSSI, 588 buah.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar